Menghidupkan Inovasi Manufatur Melalui Virtual Twin Experience

Virtual twins dalam dunia manufaktur saat ini membantu produsen dalam memvisualisasikan dan menguji ide-ide baru pada workflow, perubahan lini produksi, serta penambahan fasilitas sebelum dijalankan di shop floor.


Saat ini, satu hal yang pasti adalah perubahan dan kesuksesan ditentukan oleh kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat. Selama dua tahun terakhir, dunia menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dimana pandemi memaksa industri  manufaktur untuk mengubah atau mengembangkan production line, mengkonfigurasi ulang factory layout untuk memenuhi jumlah permintaan yang berubah serta sebagai usaha untuk bisa bertahan di tengah ketidakpastian.

Virtual twins dalam dunia manufaktur saat ini membantu produsen dalam memvisualisasikan dan menguji ide-ide baru pada workflow, perubahan lini produksi, serta penambahan fasilitas sebelum dijalankan di shop floor.

 

Tantangan Operasional dalam Menghadapi Disrupsi

Memiliki jumlah lini perakitan yang terbatas mempersulit produsen untuk memenuhi peningkatan jumlah permintaan, khususnya untuk produk yang mengikuti laju inovasi yang semakin cepat. Banyak industri manufaktur yang masih kekurangan pandangan yang diperlukan untuk mengatasi volatilitas permintaan dan penawaran.

Untuk dapat mengadopsi transformasi digital menuju smart factory, yang dibutuhkan produsen adalah solusi di mana dunia maya dan dunia nyata bertemu dalam sinkronisasi yang sempurna. Virtual Twin Experience, didukung oleh platform 3DEXPERIENCE, memanfaatkan data real-time dari dunia nyata untuk menciptakan simulasi virtual yang dapat digunakan untuk memodelkan, merencanakan, mengoptimalkan, dan melaksanakan operasi manufaktur dunia nyata yang efisien dengan risiko minimum.

 

Keunggulan Virtual Twins Experience

Dassault Systèmes’ Virtual Twin Experience selangkah lebih maju dalam representasi 3D secara real time dari keseluruhan factory hingga ke sumber daya serta proses produksi, DELMIA memberikan solusi baik dari segi permodelan, simulasi, serta optimasi, yang mendukung aplikasi industri 4.0.

  • Facility Planning

Menggunakan apa pun mulai dari gambar 2D hingga fixed points yang didapat dari hasil scan fasilitas fisik, virtual twins 3D memungkinkan produsen merencanakan assembly line dengan mengoptimalkan penggunaan ruang fisik yang tersedia. Perencanaan assembly line, workcell, dan alat yang sempurna melalui dunia maya meminimalkan potensi risiko dan menghindari desain ulang tata letak yang memakan ekstra biaya

  • Process Planning

Virtual Twin Experience dapat digunakan untuk merencanakan penggunaan material dan sumber daya dalam produk, optimalisasi proses untuk hasil produksi yang maksimal, serta kondisi kerja yang aman. Simulasi proses secara virtual memungkinkan produsen untuk menghilangkan potensi masalah dalam proses tersebut, serta menghemat waktu dan uang dari pembuatan prototipe secara manual.

  • Manufacturing Planning

Pada tingkat yang lebih taktis, Virtual Twin Experience menjadi alat untuk produsen dengan kemampuan untuk menyesuaikan dan mengoptimalkan produksi melalui pengendalian kendala di bidang manufaktur, perakitan, dan distribusi. Dimana solusi ini dapat diaplikasikan ke berbagai area, seperti supply and demand planning atau sales, serta operations planning, dengan menggunakan forecast data dan juga membantu optimalisasi master production schedule.

  • Manufacturing Execution

Dalam manufacturing operations management, Virtual Twin Experience memberi produsen kelincahan dan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan taktis. Visibilitas secara real-time pada sistem, yang memungkinkan produsen untuk bisa segera melalukan unplanned maintenance, atau mengidentifikasi kebutuhan mendessak dalam penambahan material, mengurangi downtime, serta meminmalisir resiko yang kemungkinan terjadi dalam proses produksi.

 


Share This Post: