Komposisi Komponen Elektronik dan Electromagnetic Pada Otomotif

SIMULIA Product


Di zaman industri 4.0, 5G, dan internet of things (IoT), banyak sekali benda-benda disekitar sekitar kita yang sudah dan akan bertransformasi menjadi smart devices. Smartphone, SmartTV, SmartWatch, AI, dan tak terkecuali kendaraan yang kita pakai untuk keseharian kita. 

Jika di akhir abad 20, kendaraan bermotor mengalami progress signifikan pada perkembangan aerodinamika, dinamika kendaraan, dan efisiensi pembakaran mesin, tetapi di abad ke 21 ini, mobil dan motor mengalami perkembangan pesat dari sisi user experience. Sebagai contoh, autonomous drive, automatic emergency brake, traction control, communication control unit, dan smart key.

Sehingga, untuk COGS (Cost of Goods Solds) bukan hanya dititik beratkan untuk body dan mesin, tetapi untuk perangkat elektronika yang ada pada kendaraan tersebut. Berdasarkan data yang didapat dari statista research, terlihat bahwa persentase komponen elektronika meningkat hampir 2x lipat dalam 20 tahun terakhir, dan di tahun 2030 nanti, persentase ini akan meningkat hingga menjadi 50%.

Ditambah dengan berkembangnya pasar mobil listrik, bukan tidak mungkin, dalam waktu dekat kebutuhan akan solusi elektromagnetika didunia otomotif baik untuk proses R&D dan manufaktur, menjadi bagian yang sangat penting. Sebagai contoh, dengan menggunakan CST Studio, semakin banyak analisa elektromagnetika yang harus disimulasikan, seperti analisa antena, efisiensi baterai, wiring, sensor, generator, dan motor.

 

Jangan ragu untuk hubungi PT. Nusantara Secom InfoTech untuk mempelajari produk dan solusi kami yang berkaitan dengan mobil listrik!


Share This Post: